kemana

kemana

Senin, 30 April 2012

SIFAT MALU


“Jika kamu tidak merasa malu, maka lakukanlah semaumu” (HR. Imam Bukhari, Abu Dawud, dan Imam Ahmad).

 Oleh: Jarjani Usman

Malu membawa manusia kepada kebaikan, demikian diingatkan oleh Rasulullah (HR. Bukhari & Muslim).  Peringatan ini menunjukkan bahwa rasa malu sifatnya fungsional.   Ia berfungsi mengajak (manusia) kepada yang makruf dan mencegah kemungkaran.

Memang demikianlah kenyataannya.  Tidak terhitung berapa banyak niat jahat yang muncul di hati manusia menjadi gagal diwujudkan karena rasa malu masih bersemayam di hati.   Sama halnya, betapa banyak perbuatan baik manusia menjadi tak terabaikan, juga karena disebabkan adanya rasa malu.  Hal-hal demikian tentunya tidak akan terjadi, kalau malu bukan karena Allah.   

Bahkan, malu kepada Allah juga akan menimbulkan rasa malu kepada manusia.  Malu kepada Allah akan membuat manusia menghormati sesamanya.  Sebaliknya, kalau malu kepada manusia saja, tanpa ada rasa malu kepada Allah, banyak menyebabkan terjerumus dalam jurang kemunafikan.  Yang bisa dinampakkan kebaikan atau tak melakukan larangan hanya ketika di hadapan manusia.  Malu yang timpang seperti ini berbahaya bagi manusia.

Yang lebih parah lagi, bukan hanya tidak merasa malu kepada Allah, tetapi juga tak segan-segan berbuat kejahatan atau kezaliman di hadapan manusia.  Bahkan, banyak di antaranya, manusia dijadikan sebagai korban kezaliman secara terang-terangan.  Atau, kezaliman kepada manusia dibuat melalui aturan-aturan yang dibuat seakan-akan sah, padahal untuk memihak pelaku kezaliman.

Jumat, 13 April 2012

SIAPA AKU






      hidup takkan bearti jika hidup kita hanya selalu bermain-main dan selalu berfoya-foya. menghabiskan harta orang tua di jalan yang kurang di sukai oleh orang ALLAH swt, walau pun harta tersebut engkau raih dari hasil keringat mu sendiri itu tak kan menjadi suatu hal yang bagus untuk diri mu dan hidupmu.

hidup penuh makna kan datang pada mu, jikalau kamu memaknai sebuah perjalannan hidupmu dan sebaliknya hidup sangat sia-sia  jikalau kamu hanya bermain-main. Apa yang ada di dunia ini adalah ayat dan apa yang kerjakan adalah ayat AL-QUR'AN yang tak mungkin bisa engkau pungkiri. semua itu ada dalam AL-QUR'AN.

seharusnya engkau bertanya kepada dirimu sendiri
-untuk apa aku di lahirkan ?
-untuk apa aku hidup ?
-apa gunanya dirimu ?
-jadi apa aku nanti ?
-seperti apa kedepanya aku nanti?
-apa yang telah kulakuan ?
-siapa kah di balik semua ini ?
-sudah bahagiakah aku ?

     semua pertanyaan itu akan mengubah dirimu dan hidupmu, jika engkau mau berusaha kawan-kawan ku
apa artinya jika kita hanya bermain-main ?
jika kedepanya kita merana

KITA UMAT SEBAGAI UMAT ISLAM mempunyai 4  alam ;
-Alam ruh yaitu di mana kita belum di tiupkan ke rahim ibu kita
-Alam dunia nyata yaitu di mana kita sudah bisa merasakan hidup kita dan bebas mau berbuat apa
-Alam barzah yaitu di mana kita harus merasakan kegelapan dan terang sesiuai dengan kelakuan kita didunia
-Alam akhirat yaitu dimana kita akan mempertangung-jawabkan apa yang telah kita lakukan di dunia

Kempat alam tersebut pasti akan anda rasakan
senang atau derita kah yang anda dapatkan disana, semua itu tergantung anda.
jika anda berprilaku baik, selalu bersyukur dan selalu mentaati perintahnya.
dan jika sebaliknya yang anda kerjakan itu melenceng dari mensyukuri dan selalu menetang perintahnya maka bersiaplah menerima siksaan yang berat untuk anda terima...